Setelah
melewati penantian panjang -tapi-nggak-panjang-panjang-banget-, alhamdulillah
pengumuman 1st selection keluar juga. Awalnya saya nggak ngerti, soalnya waktu
saya cek tanggal 11 Mei itu nggak ada apa-apa. Saya mikirnya pengumumannya
bakal minggu depannya, ternyata tanggal 12 Mei a.k.a sehari setelah tanggal 11
a.k.a hari senin pengumumannya keluar.
Nah
pas senin itu si Fatin teriak-teriak nggak jelas. Manggil nama saya lagi. Saya
ngiranya dia ayan.____.v dan jengjengjeng ternyata saya, dia, dan 5 orang yang
lain lolos ke tahap II! Seneng? No doubt!
Tapi, saya juga nggak nyangka bakal bisa lolos ke tahap II. Soalnya saya
ngerasa waktu tahap I jawabnya sesuai hati nurani dan budi pekerti. Dan
tiba-tiba ngeliat nama saya di list
anak-anak yang lolos tahap II, saya melongo sekaligus bersyukur. :’)
Tahap
II dilaksanain tanggal 18 Mei kemarin. Masih tetep di ABM. Kalau tahap I saya
naik angkot, tahap II kendaraannya naik derajat jadi mobil. Bukan, saya
bukannya naik mobil sendiri, nggak nyampe dan bakal nabrak kalau itu terjadi.
Tapi, saya nebeng Anis. Hehe.
Di
tahap ini saya cuma wawancara kepribadian dan bahasa inggris. Untuk personal interviewnya itu saya dapet
kakak volunteer yang baik banget.
Bener-bener yang ditanyain itu tentang personal,
nggak yang lain-lain. Saya berasa curhat di sesi ini. Mungkin karena perkenalan
saya yang agak beda. Tips aja nih
buat kalian, kalau perkenalan jangan formal-formal, kasih sesuatu yang unik
dalam diri kalian untuk diperkenalkan. Misalnya kayak gini: Perkenalkan nama saya Yasmin Amalia. Saya
kelas 1 di MAN 3 Malang. Saya tinggal di asrama. Dan, meskipun saya anak SMA
badan saya tetep kecil kaya anak SD. Ada yang “berbeda” dalam perkenalan
saya. Dan mungkin itu yang bikin wawancara saya nggak seserius temen-temen saya
yang lain. Tips yang lain, sebelum
wawancara kalian harus banyak-banyak baca, denger, dan ngeliat isu-isu yang
lagi hot dari dalam sampe luar
negeri. Terus, kalau bisa kalian menguasai tentang negara yang ingin kalian
kunjungi, seperti sejarahnya, budayanya, dan sesuatu yang sedang terjadi saat
itu.
Setelah
wawancara kepribadian, saya transit di ruang transit bahasa inggris. Saya di
ruang transit ini nunggu lamaaaaaa banget. Dari jam 10.50 – 16.30. Saya sampe
tidur di ruang transit. Iya, tidur, saking lamanya.
For the english interview, it’s
taking about 5 minutes. Saya nunggu berjam-jam
untuk interview 5 menit. Sayangnya
wawancara ini nggak semulus wawancara pertama. Bukannya nggak bisa, saya yang
udah capek ditambah nervous bikin
kosakata bahasa inggris saya melayang semua. Entahlah, saya cuma bisa pasrah.
Dari
dua wawancara saya selalu ditanya “bisa masak?” dan jawabannya selalu “nggak
bisa”. Saya nggak ngerti kenapa kakak-kakaknya pada kompakan nanya kayak
gitu-_-. Selain itu, di tes ini saya kenalan sama temen-temen baru /eciyee/.
Ada April, Aska, Een, Aulia, Riska, sama Kevin. Saya juga ketemu sama 2 temen
SMP, Afra (yang pernah saya ceritain) dan Nadya. Jadi berasa reunian kecil.
Sekarang
yang saya lakuin adalah nunggu sembari berdoa. Berdoa yang terbaik buat saya
dan temen-temen. Semoga Allah memudahkan jalan kita. Amiin.
No comments:
Post a Comment